Jumat, 22 April 2016

Windows Server 2008



Pengenalan Windows Server 2008
Windows Server 2008 adalah nama sistem operasi untuk server dari perusahaan Microsoft. Sistem operasi ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang disebut Windows Server 2003. Pada tanggal 15 Mei 2007, Bill Gates mengatakan pada konferensi WinHEC bahwa Windows Server 2008 adalah nama baru dari Windows Server "Longhorn".
Windows Server 2008 mendukung sistem klien dengan Windows Vista, mirip seperti hubungan antara Windows Server 2003 dan Windows XP. Versi Beta 1 dari sistem server ini pertama kali dikenalkan pada tanggal 27 Juli 2005, dan versi Beta 3-nya sudah diumumkan pada tanggal 25 April 2007 yang lalu. Produk ini dipasarkan pada pertengahan kedua tahun 2007.  Windows Server 2008 dibangun dari kode yang mirip seperti Windows Vista, karenanya Windows Server 2008 memiliki arsitektur dan fungsionalitas yang sama dengannya. Windows Vista menawarkan beberapa fitur dan kehandalan serta kemajuan secara teknis dibandingkan dengan windows versi sebelumnya,  maka hal-hal yang dimiliki oleh Windows Vista juga dimiliki oleh Windows Server 2008. Contohnya adalah network stack yang ditulis lagi dari awal (IPv6, jaringan nirkabel, kecepatan, dan peningkatan keamanan); instalasi yang lebih mudah; diagnosa, pemantauan dan pencatatan yang lebih baik; keamanan yang lebih tangguh seperti BitLocker Drive Encryption, Address Space Layout Randomization (ASLR), Windows Firewall yang lebih baik; teknologi Microsoft .NET Framework 3.0, seperti Windows Communication Foundation, Microsoft Message Queuing (MSMQ), dan Windows Workflow Foundation (WFW), dan juga peningkatan pada sisi kernel.
Dari sisi perangkat keras, prosesor dan perangkat memori dimodelkan sebagai perangkat keras Plug and Play, sehingga mengizinkan proses hot-plugging terhadap perangkat-perangkat tersebut. Ini berarti, sumber daya sistem dapat dibagi ke dalam partisi-partisi secara dinamis dengan menggunakan fitur Dynamic Hardware Partitioning, di mana setiap partisi memiliki memori, prosesor, I/O secara independen terhadap partisi lainnya.
Hadirnya windows server 2008 termasuk perbaikan dari windows server 2003, sehingga banyak pengguna jaringan klien server menggunakan windows server 2008 sebagai system operasi.

Kelebihan windows server 2008 adalah :
Ø  Windows Server 2008 dapat beroperasi tanpa tampilan grafis atau graphical user interface (GUI) dengan adanya teknologi powershell.
Ø  Pengguna dapat memilih fungsi-fungsi yang dibutuhkannya saja atau menambah fungsi lainnya jika membutuhkan sewaktu-waktu tanpa melakukan instalasi ulang.
Ø  Kemampuan virtualisasi bahkan embedded (menyatu) dengan Windows Server 2008.
Ø  Windows Server 2008 mampu mengatur besar bandwidth yang dapat dipakai setiap aplikasi maupun komputer yag terhubung ke jaringan.
Ø  Windows Server 2008 juga sanggup mengontrol keamanan jaringan dengan fitur Network Access Protection.
Ø  Server juga dapat mengatur setiap akses identitas ke jaringan agar aman dan praktis dengan adanya fitur read only domain controller.
Ø  Melalui powershell, administrator tetap dapat memantau komputer di jaringan dari jarak jauh.
Ø  Lebih aman dalam mengendalikan laju informasi.
Ø  Peningkatan Kapasitas Server untuk melayani lebih Simultan Koneksinnya.
Ø  Driver disk yang fault toleran yang mendukung disk mirroring dan disk stripping dengan parity (RAID 1 dan RAID 5).
Ø  Bebas dari Kode 16 Bit milik MS-Dos,mendukung operasi 32 bit dan semua Fitur yang ditawarkan oleh Microprosesor 32 bit seperti dapat mengamati memori hingga 4 Gb dan Terproteksi.
Ø  Di Desain agar kompatibel dengan Sistem Operasi terdahulu seperti MS-Dos,IBM OS/2.
Ø  Peningkatan kemampuan layanan server TCP/IP seperti DHCP,WNS dan DNS.
Ø  Tool untuk mengintegrasikan Netware dan memonitoring Jaringan.
Ø  Model keamanan berbasis Domain penuh.
Ø  Terdapat Layanan untuk Macintosh.
Ø  Bisa Membooting jarak jauh untuk client.
Ø  Terintegrasi Paket Back Office.
Ø  Terdapat Network Client Administrator.
Ø  Fitur pengendalian yang lebih baik (more control). Yaitu fitur yang dapat membuat perusahaan memegang kontrol yang lebih terhadap server mereka.

Kekurangan windows server 2008 adalah :
Ø  Browser yang digunakan sebagai sistem dasar pada sistem perangkat bantu administrasi banyak menggunakan Javascript dan Active X, ternyata mengakibatkan proses sangat lambat. Hal yang sama dengan PC yang menggunakan processor 300 MHz AMD dan 128 MB SDRAM serta 100 MHz Bus tidak bisa diharapkan bekerja dengan lancar seperti yang diharapkan.
Ø  Pengubahan konfigurasi yang mendasar jarang dapat dilakukan dengan berhasil. Hal ini berlaku untuk nilai default, Format file Log yang bersifat propritary dan juga pilihan default-indeks, yang kesemuanya secara standar selalu harus disimpan pada drive C. Administrator dalam hal ini harus melakukan pekerjaan yang tak perlu, hingga sistem keseluruhan berjalan sebagaimana mestinya, sebelum dapat melakukan perubahan.
Ø  Dokumentasi online, yang praktis tidak diperlukan, ketika sistem keamanan tertinggi Active X telah dipilih menyebabkan strategi keamanan yang kurang baik pada IIS.
Ø  Dibutuhkan pengubahan konfigurasi yang sangat kompleks untuk ISS Server, yang dapat dikatakan sangat sulit dan merepotkan sekali. Dari pihak administrator berpendapat kegiatan perubahan file Registry adalah pekerjaan yang relatif berat untuk sistem yang menggunakan Windows NT sebagai sistem operasinya.
Edisi Windows Server 2008
Windows server 2008 ini memiliki beberapa edisi yang digunakan sesuai dengan keperluan yang dibutuhkan. Di bawah ini beberapa edisi dari windows server 2008, yaitu :
Ø   Windows Server 2008 Standard Edition
Ø   Windows Server 2008 Enterprise Edition
Ø   Windows Server 2008 Datacenter Edition
Ø   Windows Server 2008 Standard Edition
Ø   Windows Web Server 2008
Ø   Windows Server 2008 for Itanium-Based System
Ø   Windows Server 2008 Without Hyper-V
          Active Directory
Active Directory adalah directory service yang menyimpan konfigurasi jaringan baik user, group, komputer, hardware, serta berbagai policy keamanan dalam satu  database terpusat. Peranan Active Directory dalam jaringan dapat diumpamakan sebagai bukutelepon, yang menyimpan daftar alamat dalam informasi penting untuk mengenali berbagai obyek dalam jaringan.
Windows Server 2008 memiliki 5 buah fitur Active Directory dibanding dengan versi sebelumnya, dimana masing – masing mempunyai sebuah role dalam peningkatan Active Directory, yaitu Active Directory Domain Services (ADDS),  Active Directory Certificate Services (ADCS), Active Directory Right Management Services (ADRMS), Active Directory Federation Services (ADFS), dan Active Directory Lightweight Directory Services (ADLDS).
Fasilitas Active Directory Domain Services berperan penting pada system operasi windows server 2008, juga dapat memberikan sebuah keamanan akses security yang dikelola secara infrastruktur yang canggih. ADDS menyediakan distribusi database yang menyimpan dan mengelola informasi tentang jaringan serta aplikasi yang digunakan.
Fasilitas Active Directory User and Computer berperan untuk memberikan hak akses sumber daya jaringan kepada para pengguna, maka harus dibuat user dan grup untuk tiap – tiap pengguna. Windows server 2008 mengenali seorang pengguna serta hak yang dimilikinya berdasarkan user dan grup yang telah dibuat. Secara default, computer akan menyediakan dua buah account user serta beberapa grup account. User account yang disediakan adalah user administrator dan user guest. Beberapa account dapat digabungkan dalam satu grup yang berfungsi mengelompokkan account ke dalam suatu kelompok tertentu sesuai dengan hak yang diberikan.

          DNS Server
DNS (Domain Name System) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain.
DNS menyediakan servis yang cukup penting untuk Internet, bilamana perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain, contohnya adalah penunjukan sumber universal (URL) dan alamat surel. Analogi yang umum digunakan untuk menjelaskan fungsinya adalah DNS bisa dianggap seperti buku telepon internet dimana saat pengguna mengetikkan www.indosat.net.id di peramban web maka pengguna akan diarahkan ke alamat IP 124.81.92.144 (IPv4) dan 2001:e00:d:10:3:140::83 (IPv6).
DHCP Server
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server. (Pembahasan tentang DHCP Server dapat dilihat pada bab 4).
Group Pada Domain
Group Account dibuat dengan tujuan untuk mempermudah mengatur anggota dari suatu Group Account. Beberapa keuntungan dari penggunaan group adalah :
Ø  Hak dapat diberikan dan dihapus pada semua user yang menjadi anggota dari suatu group.
Ø  User yang tidak menjadi anggota group dapat dihapus dari group, dan hak yang ada pada user tersebut secara otomatis akan terhapus juga.
Ø  Apabila ada user baru yang bergabung dalam domain, user dapat dimasukkan menjadi anggota group yang akan memberikan hak pada user tersebut.
Dalam pembuatan Group Account, ada 3 macam tipe group (group scope) yang dapat dibuat, yaitu : Group Lokal (Local Group), Group Global (Global Group) dan Group Universal (Universal Group). Ketiga group tersebut dibedakan berdasarkan kemampuan masing-masing bukan berdasarkan isi group tersebut.
1.      Group Domain Lokal (Local Group)
Group domain local adalah group yang ada pada lingkungannya sendiri dan tidak berhubungan dengan jaringan lain. Group local hanya dapat mengakses dari sumbernya sendiri. Atau dengan kata lain group local digunakan pada komputer standalone (komputer yang tidak terhubung dengan jaringan). Apabila sever difungsikan sebagai Active Directory Domain Controllers, maka group local akan berubah menjadi domain local (Local Domain). Apabila server nergabung dengan server lain, maka group ini akan memiliki anggota group global dan group Universal dari domain lain, sehingga dapat mengakses sumber dari jaringan tersebut.

2.      Group Global (Global Group)
Group Global adalah group yang apabila domain di setup dalam modus native, maka group global mempunyai anggota group global dan semua Account User yang berada pada domain yang sama. Apabila domain di setup dalam modus mixed, maka group global akan mempunyai group global dan Account User lain pada domain lain.
3.      Group Universal (Universal Group)
Group Universal adalah group yang hanya dapat dibuat apabila domain di setup dalam modus native. Group unuversal dapat mempunyai anggota group global, universal, dan semua Account User yang berasal dari domain mana saja dan juga dapat mengakses sumber ke domain mana saja.

Virtual Box
Oracle VM VirtualBox adalah perangkat lunak virtualisasi, yang dapat digunakan untuk mengeksekusi sistem operasi "tambahan" di dalam sistem operasi "utama". Sebagai contoh, jika seseorang mempunyai sistem operasi MS Windows yang terpasang di komputernya, maka seseorang tersebut dapat pula menjalankan sistem operasi lain yang diinginkan di dalam sistem operasi MS Windows.
Fungsi ini sangat penting jika seseorang ingin melakukan ujicoba dan simulasi instalasii suatu sistem tanpa harus kehilangan sistem yang ada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar