Tawuran Di Pancoran

Tawuran pelajar belum benar-benar hilang. Siang ini pelajar dua sekolah kembali terlibat tawuran di Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (11/10/2012).
Kanit Reskrim Polsek Metro Tebet Ajun Komisaris Samuel Metri di Mapolsektro Tebet, Kamis (11/10/2012) menjelaskan, tawuran tersebut melibatkan pelajar SMK 29 atau STM Penerbangan dan SMK Bakti Jakarta. Awalnya mereka tawuran di depan Komplek AURI dekat Patung Pancoran, kemudian mereka mengarah ke Tebet,” terang AKP Samuel.
Dalam tawuran tersebut, tiga pelajar diamankan petugas Polsektro Tebet. Ketiganya adalah siswa Kelas 1 STM Penerbangan, masing-masing IF (16), MR (17), dan AS (15).
Menurut keterangan mereka kepada petugas, kejadian tersebut berawal ketika sekitar 15 siswa SMK 29 Jakarta turun dari bus PPD 45 jurusan Blok M-Cilitan di sekitar Pancoran. Saat itu, di seberang jalan terdapat sekitar 20 siswa Bakti Jakarta.
“Siswa SMK 29 mengaku diejek oleh SMK Bakti. Mereka tahu kalau itu SMK Bakti dari seragam yang dipakainya,” jelas Kasie Humas Polsek Tebet Aiptu Broto Suwarno.
Setelah kedua kubu saling mengejek, terjadi kejar-kejaran di jalan umum. Petugas patroli yang melintas kemudian melakukan pengejaran terhadap para pelajar dan menahan tiga di antara mereka.
Ketiganya kini masih diperiksa di Polsek Tebet. Kepolisian akan melakukan pembinaan terhadap ketiganya serta memanggil orangtua/wali dan guru mereka untuk mendukung pembinaan.
Argumen :
Menurut pendapat saya tawuran pelajar itu tidak seharusnya terjadi. Akan lebih baik jika para siswa tersebut berkompetisi bukan dalam bidang adu “OTOT” tapi dalam bidang adu “OTAK”. Karena mereka di didik untuk mengembangkan kemampuan berfikir otak mereka bukan mengembangkan perilaku anarkis. Dapat di jadikan contoh tawuran pelajar antara pelajar di Bogor yang mengakibatkan kerusakan di tempat kejadian tersebut lalu menyebabkan juga kepanikan bagi warga sekitar. Menurut saya perilaku yang tegas dari pihak orang tua murid itu sangat diperlukan apalagi oleh pihak sekolah sangat perlu sekali tindakan yang tegas dan turut serta pemerintah untuk membantu menertibkan pelajar dengan mengirim pihak SATGAS untuk menertibkan pelajar.
Nama : Septiyawan Aditya Prakoso
NPM : 28113400
Kelas : 1KB05
Sumber:
http://metro.sindonews.com/read/2013/10/19/31/796057/tawuran-pelajar-stm-tewas-kehabisan-darah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar